Shaw Tolak Untuk Dipinjamkan

Pemain bertahan dari Manchester United yaitu Luke Shaw dikatakan memutuskan untuk terus memperjuangkan salah satu tempat di dalam skuat asal klub Inggris tersebut dari pada untuk mempertimbangkan kemungkinan untuk membela tim yang lain sebagai status pemain pinjaman tersebut, Shaw telah tampil sebanyak 12 kali untuk Setan Merah pada musim kali ini akan tetapi sebelumnya ia sempat diklaim akan memiliki masa depan yang suram bersama dengan tim usai ditangani oleh Jose Mourinho dimana ia harus mendapatkan beberapa kritikan dari sang pelatih.

Meski dikatakan akan segera dipinjamkan ke klub yang lain namun pemain bertahan kiri yang berasal dari Inggris tersebut dikatakan sangat ingin tetap bertahan di dalam klub dan mencoba untuk berusaha mendapatkan sebuah temapt di dalam skuat inti dari tim meski dikatakan ada nya ketertarikan dari klub Crystal Palace terhadap nya.The Eagles dapat memberikan sebuah kesemaptan kepada Shaw untuk dapat tampil secara reguler membela klub setiap minggu nya dimana kurang dapat bisa didapatkan oleh Shaw bersama dengan Setan Merah.

Namun dari hasil laporan sendiri mengatakan apabila Shaw merasa lebih bahagia dan senang untuk dapat terus mencoba berjuang di dalam stadium Old Trafford untuk bisa tampil dengan lebih banyak itu sesudah diri nya harus absen dengan cukup lama selama hampir satu musim kompetisi sebab mengalami masalah cidera patah tulang pada bagian kaki nya dan Shaw sendiri telah membuat tidak kurang sebanyak 40 pertandingan bersama Setan Merah sejak diri nya resmi hengkang dari klub Southampton di tahun 2014 yang kemarin itu.

Sebelumnya Mourinho memberikan kritikan terhadap Shaw yang menunjukkan pergerakan yang lambat pada bagian sektor kiri dimana pada bagian sektor nya para tim lawan lebih dapat memberikan serangan sehingga harus membuat tim bersusah payah dan bahkan kebobolan dimana hal tersebut yang membuat sang pemain pun harus diragukan tampil reguler. (DV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*