MU Semakin Sulit Memboyong Fabinho

Kesempatan dari Manchester United untuk bisa mendatangkan sosok Fabinho pada bulan Januari yang mendatang nanti kembali harus diragukan sesudah pihak dari AS Monaco sedang menunjukkan penampilan yang hebat dan bagus dalam kompetisi Liga Champions, menurut dari hasil laporan yang terdengar sendiri bahwa United dikatakan tertarik untuk bisa menggunakan servis dari Fabinho sejak dari musim panas yang lalu akan tetapi pihak manajemen dari Monaco melakukan penolakan terhadap penjualan dari sang pemain bertahan itu.

Hal tersebut dikarenakan mereka ingin untuk mempertahankan sang pemain agar dapat memperkuat tim dalam kompetisi-kompetisi antar klub yang ada di Eropa, sebagai dari hasil nya tersebut United pun akan mencoba untuk mendatangkan sosok Fabinho pada jendela transfer yang akan mendatang nanti akan tetapi untuk sekarang ini rencana dari mereka akan terlihat menjadi begitu sulit sebab Monaco sepertinya akan memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk dapat terus melanjutkan langkah mereka ke babak yang selanjutnya kompetisi tersebut.

Klub yang berasal dari Ligue 1 tersebut baru akan dapat melepaskan sang pemain pada jendela transfer yang mendatang nanti usai bulan Januari nanti, Setan merah yang pada musim panas sebelumnya mendatangkan sebanyak empat punggawa seperti Zlatan Ibrahimovic, Eric Bailly, Henrikh Mkhitaryan serta Paul Pogba masih belum dapat tampil secara konsisten sehingga kondisi tersebut membuat pihak manajemen klub serta sang pelatih tim pun akan terus melakukan perubahan terhadap skuat untuk dapat membuat tim semakin lebih hebat.

United untuk sementara ini pun sedang berada pada posisi ke enam pada klasemen kompetisi Premier League selama 11 penampilan yang sudah mereka jalani dalam kompetisi Liga Inggris, mereka perlu untuk melakukan perubahan agar dapat membuat tim menjadi lebih hebat dan kuat dalam menghadapi musim kompetisi kali ini untuk paruh yang kedua tersebut. (DV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*