Bola Online Indonesia – Pelatih Argentina Sabella yakin tim nya tidak bernasib sama dengan Brasil | Piala Dunia 2014

Selama ini pelatih dari Argentina selalu saja bungkam dan tidak pernah berkomentar tentang hasil hasil laga dari partai lain akan tetapi setelah melihat rival nya Brasil berhasil di kalah kan oleh Jerman dengan skor besar dan tak terduga itu pelatih Alejandro Sabella pun memberikan komentar di mana pelatih yang berusia enam puluh enam tahun itu mengatakan kalau dia tidak menyangka kalau Brasil bisa mengalami kejadian seperti ini dan kekalahan Brasil ini seperti nya hanya di dalam mimpi saja karena sama sekali tidak masuk akal.

Brasil yang menjamu raksasa dari benua eropa Jerman di stadion Estadio mineiro dini hari tersebut usai laga harus tertunduk malu dan ada sebagian pemain yang terlihat menangis karena mereka secara tak terduga di kalahkan Jerman dengan cara di bantai secara habis habis an di laga ini dan menurut Sabela ini adalah kekalahan yang sangat tidak wajar bagi sepak bola besar karena Brasil adalah tim yang pernah menjuarai piala dunia lima kali dan ini tentu sangat mencoreng muka Brasil di dunia sepak bola.

Namun kini Sabella sudah tidak memikir kan laga ini dan dia kini hanya fokus untuk tim nya sendiri Argentina yang di malam nanti akan bertemu Belanda yang juga berlaga di semi final dan siapa yang bisa menang nanti nya tentu akan kembali bertemu dengan tim Panser Jerman dan dalam laga nya Sabella sudah menekan kan kepada para pemain nya agar bisa belajar dari pertandingan Brasil kemarin dan Argentina di harap kan tidak akan melakukan Blunder seperti itu.

Sabella juga mengatakan jika Argentina tidak mampu mencapai ke final maka para pemain tidak perlu bersedih karena mungkin nasib tim hanya sampai di semi final saja namun jika ada kemauan dan usah tentu saja bisa mendapatkan segala nya dan apa pun hasil kontra Belanda nanti menurut Sabella kalau Argentina sudah seperti merasakan sebagai juara.(HH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*